Paket Wisata Jogja – Julukan kota yang dikelilingi berbagai pegunungan, kamu tahu julukan kota apa di Indonesia? Kota ini bernama Magelang yang berada di provinsi Jawa Tengah. Letak kota ini berada di antara Yogyakarta dan Semarang.
Di kota ini pula ada berbagai wisata favorit para wisatawan salah satunya Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah yang selalu ramai ketika liburan panjang. Tidak hanya tentang wisata di kota ini kulinernya pun tidak kalah terkenal.
Kota Magelang punya ragam daya sangat kekeluargaan terlebih kuliner di kelezatannya kali ini tidak boleh dilewatkan saat anda berkunjung ke Magelang. Daripada penasaran yuk kita bahas selengkapnya:
Magelang Kupat Tahu

Credit: Kompas
Kupat tahu ini berisi irisan tahu yang kemudian disiram dengan kuah khas salah magelangnya adalah tahu pojok Magelang di Jalan dari arah Semarang posisi tahu pojok Magelang sekitar 30 meter sebelum alun-alun Magelang.
Berbeda dengan kupat tahu dari daerah lain, kupat tahu Magelang menggunakan kuah yang lebih encer dan rasa kecap manis yang lebih dominan. Hidangan ini sering dinikmati sebagai sarapan atau makan siang. Kupat tahu mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Magelang, baik di warung sederhana maupun di restoran khas Magelang.
Beong

Credit: Regional Kompas
Pecinta makanan tradisional wajib mencoba kuliner khas Magelang, yaitu beong. Hidangan ini menggunakan ikan beong, yang memiliki bentuk menyerupai lele berukuran besar. Jika ingin mencicipinya, kamu bisa mengunjungi Mangut Beong Sehati Borobudur. Untuk menuju ke sana, kamu hanya perlu berkendara dari Candi Borobudur ke arah Kecamatan Salaman.
Dibandingkan dengan mangut dari daerah lain, seperti mangut lele khas Yogyakarta, mangut beong dari Magelang memiliki cita rasa yang lebih pedas dan beraroma kuat. Rasa pedas yang mendominasi, berpadu dengan gurihnya santan dan rempah-rempah yang meresap sempurna ke dalam daging ikan, menjadikan hidangan ini begitu istimewa.
Selain itu, hidangan ini sangat populer di kalangan pecinta kuliner yang mencari pengalaman mencicipi masakan tradisional dengan rasa autentik. Banyak wisatawan yang datang ke Magelang khusus untuk mencoba mangut beong, karena rasanya yang unik dan sulit ditemukan di daerah lain.
Sop Buntut Pak Parto

Credit: Tribun Travel
Sop ini memiliki isian yang lebih beragam, dengan tambahan wortel, seledri, daun bawang, serta irisan daging sapi. Kuah kaldunya yang bening memberikan rasa gurih yang khas dan semakin menggugah selera. Perpaduan bahan-bahan ini menciptakan harmoni rasa yang kaya, menjadikannya pilihan yang tepat bagi pencinta kuliner berkuah hangat.
Jika ingin mencicipi hidangan ini, kamu bisa mengunjungi Warung Pak Bawah yang terletak di Bukit Tidar. Selain itu, ada juga Warung Pak Parto yang berlokasi di daerah Jendralan, tepat di sebelah Karesidenan Kedu. Kedua tempat ini dikenal sebagai destinasi kuliner favorit yang menyajikan sop dengan cita rasa autentik dan bahan-bahan berkualitas.
Sop Buntut Pak Parto sendiri menawarkan rasa gurih yang begitu khas. Perpaduan sempurna antara kaldu sapi yang kaya dengan rempah-rempah pilihan membuat hidangan ini semakin nikmat. Ditambah lagi, rasa segar dari sayuran dan aroma wangi dari taburan bawang goreng semakin melengkapi kelezatan sop ini.
Bakmi Goreng Menayu Muntilan

Credit: Carica
Dengan cara tradisional yaitu menggunakan bakmi goreng sangat lezat. Anda bisa ini di warung bakmi goreng Pak Kadis di goreng di warung ini anda bisa mencoba menu lainnya seperti bakmi godog nasi goreng.
Ciri khas Bakmi Goreng Menayu adalah perpaduan rasa gurih, manis, dan smoky yang berasal dari proses memasak menggunakan arang. Tekstur mie yang lembut dengan potongan daging ayam atau bebek yang juicy menambah kenikmatan hidangan ini.
Buntil Lumbu jawa di Magelang

Credit: Regional Espos
Buntil Lumbu adalah salah satu makanan tradisional khas Jawa yang juga populer di Magelang. Hidangan ini memiliki cita rasa khas yang berasal dari daun lumbu (daun talas), yang diisi dengan campuran bumbu dan bahan lain. Setelah itu, proses memasaknya menggunakan kuah santan pedas, sehingga menghasilkan rasa yang gurih dan lezat.
Selain itu, penjual buntil di Magelang biasanya membungkus buntil lumbu dengan daun keladi dan menambahkan teri sebagai isian. Mereka kemudian memasaknya dengan kuah santan kental, menciptakan hidangan yang kaya rasa. Untuk menikmati buntil lumbu secara maksimal, para penjual menyajikannya bersama nasi hangat dan ikan banting lumu, yang semakin melengkapi kelezatannya.
Jika ingin mencicipi hidangan tradisional ini, kamu bisa menemukannya di Pasar Ngasem, Merak Jaya, atau di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Magelang. Dengan banyaknya pilihan tempat, kamu bisa merasakan buntil lumbu yang autentik dan menggugah selera.
Baca juga: 5 Cafe di Magelang yang Cocok Kamu Kunjungi Akhir Pekan Bersama Orang Terkasih
Ketat
Proses pembuatan makanan ini menggunakan ampas minyak, menghasilkan cita rasa manis dan gurih. Penjual buntil di Pasar Ngasem biasanya menjual lumbu ketat bersama dagangan mereka.
Pedagang kue tradisional di Magelang sering menawarkan ketat di pasar tradisional. Beberapa keluarga juga rutin membuat ketat di rumah untuk dikonsumsi sendiri atau dijual.
Ketat adalah pilihan camilan tradisional yang cocok bagi kamu yang ingin mencicipi kuliner khas Magelang dengan rasa manis yang otentik dan menenangkan.
Wedang Kacang Kebon

Credit: Tribun Travel
Wedang tanah yang direbus dengan jahe dan gula empuk melengkapi makanan ini. Pengunjung dapat menikmati wedang ini bersama ketan dan merasakan sensasi kacang tanah di dalamnya.
Wedang Kacang Kebon memiliki perpaduan rasa manis dan gurih. Kuah santan yang kental memberikan kelezatan dan kehangatan, sementara kacang tanah yang empuk menambah tekstur yang menyenangkan. Jika menggunakan ketupat, rasa netralnya berpadu sempurna dengan kuah manis dan gurih.
Es Semanggi tradisional Magelang

Credit: Magelang ekspres
Warung makan roda tiga Pak Nol di Jalan Kalingga, dekat Hotel Sumber Waras, menyajikan tengkleng, sumsum, dan sate. Menariknya, hidangan di sini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mengingatkan pada kuliner khas lainnya seperti Es Pleret, Es Lamut, dan Es Semanggi.
Tak hanya itu, Es Semanggi menghadirkan kesegaran alami dengan cita rasa tradisional khas Magelang. Perpaduan bahan-bahan berkualitas menciptakan rasa yang khas dan menyegarkan. Oleh karena itu, minuman ini menjadi pilihan yang pas untuk menemani hidangan berat atau sekadar melepas dahaga di tengah hari yang terik.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Magelang, mencicipi minuman khas ini tentu menjadi pengalaman kuliner yang autentik dan tak terlupakan. Selain menikmati kelezatannya, kamu juga bisa merasakan nuansa budaya lokal yang semakin memperkaya perjalanan kuliner di kota ini.