Tour Semarang – Semarang menyimpan kekayaan kuliner yang bertahan lintas generasi, jauh sebelum tren makanan kekinian menguasai media sosial. Beberapa warung dan kedai di kota ini sudah berdiri puluhan tahun, tapi tetap ramai dikunjungi baik oleh warga lokal maupun wisatawan yang penasaran. Resep turun-temurun dan cita rasa autentik jadi alasan utama kenapa tempat-tempat ini tak lekang oleh waktu.

Ketujuh kuliner legendaris berikut jadi bukti nyata bahwa rasa otentik selalu punya tempat di hati penikmatnya. Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok misalnya, sudah jadi buruan pencinta kuliner malam sejak puluhan tahun lalu. Sementara itu, Soto Ayam Bangkong dan Tahu Gimbal Pak Edy tetap konsisten mempertahankan resep khas yang bikin pelanggan setia terus kembali.

Tak ketinggalan, ada Mie Kopyor Pak Dhuwur, Nasi Ayam Bu Wido, Mangut Kepala Bu Fat, hingga Lumpia Gang Lombok yang masing-masing punya cerita dan penggemar tersendiri. Semua tempat ini membuktikan bahwa kuliner lawas Semarang tetap punya daya tarik meski zaman terus berubah. Berikut ulasan lengkap tujuh tempat makan legendaris yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Semarang.

Nasi Goreng Babat dan Babat Gongso Pak Karmin Mberok

Credit: RMOL Jateng

Warung ini berdiri sejak 1971 dan tetap mempertahankan cita rasa aslinya sampai sekarang. Racikan bumbu kecapnya terasa medok, manis, dan sedikit pedas, jadi pas buat kamu yang suka nasi goreng ala Semarang dengan rasa dominan manis. Proses merebus babat memakan waktu cukup lama sehingga teksturnya empuk dan nyaris tidak berbau amis, jadi wisatawan yang baru pertama mencoba jeroan pun bisa menikmatinya tanpa ragu.

Menu babat gongso juga jadi favorit karena bumbu kecapnya meresap sempurna ke setiap potongan. Porsinya cukup mengenyangkan, apalagi kamu bisa menambah telur dan kerupuk sebagai pelengkap. Warungnya memang sederhana dan sering ramai pengunjung, tapi pelayan tetap melayani dengan cepat dan tertib.

Satu porsi nasi goreng babat berkisar Rp30.000, sementara babat gongso mematok harga sekitar Rp60.000 per porsi. Warung ini berlokasi di Jalan Pemuda, dekat Jembatan Mberok, dan paling nikmat kamu santap malam hari sambil menikmati suasana Kota Lama Semarang. Harga yang sepadan dengan porsi dan rasa membuat tempat ini layak masuk daftar wajib coba buat pencinta kuliner tradisional.

Baca Juga: 7 Wisata Edukasi di Semarang

Soto Ayam Bangkong

Credit: TripAdvisor

Soto Ayam Bangkong menyuguhkan kuah bening berwarna kecokelatan, beda dari soto bersantan yang biasa kamu temui di daerah lain. Rasanya gurih tapi ringan di perut, jadi cocok kamu santap kapan saja, termasuk sebagai menu transit sebelum lanjut perjalanan ke kota lain. Lauk pendamping seperti sate usus, telur puyuh, ati, dan kerupuk menambah kenikmatan setiap suapan soto hangat ini.

Pelayan di sini bergerak cepat, karena begitu kamu duduk, mereka langsung menanyakan pesanan tanpa membuatmu menunggu lama. Meja berbahan stainless bikin tempat ini terlihat lebih bersih dan gampang dilap sehabis dipakai. Sayangnya, area parkirnya tidak terlalu luas karena lokasinya berada di kawasan ruko, jadi kamu perlu bersabar saat kondisi ramai.

Harga makanan dan minuman berkisar Rp20.000 sampai Rp40.000 per porsi, meski daftar harga tidak selalu tertera jelas di meja. Warung ini berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, dekat pusat kota dan mudah kamu jangkau dari Stasiun Tawang. Rasa yang konsisten bertahan bertahun-tahun membuat Soto Bangkong tetap jadi ikon kuliner legendaris wajib coba di Semarang.

Baca Juga: 5 Tempat Gathering Seru di Semarang

Tahu Gimbal Pak Edy

Credit: Ascott

Tahu Gimbal Pak Edy tetap jadi incaran kuliner kaki lima meski suasananya sederhana dan cenderung sempit khas warung pinggir jalan. Bumbu kacangnya bertekstur creamy dan tidak terlalu kental, berpadu dengan tahu yang tidak asam dan lontong yang empuk. Banyak warung serupa mengklaim diri sebagai “yang asli” di sepanjang jalan ini, jadi sebaiknya kamu memperhatikan warung mana yang paling ramai sebagai patokan.

Satu porsi tahu gimbal berharga sekitar Rp33.000 dengan telur, atau Rp28.000 tanpa telur, sudah termasuk udang berukuran besar sebagai pelengkap. Kalau kamu suka pedas, mintalah level ekstra pedas, karena permintaan level sedang cenderung terasa kurang nendang di lidah. Pelayan tetap melayani dengan cepat meski tempat duduk terbatas, terutama saat jam ramai pengunjung.

Warung ini berlokasi di kawasan Taman Indonesia Kaya, jadi kamu bisa menjangkaunya dengan mudah sekaligus melanjutkan jalan-jalan santai di taman kota. Rasa yang konsisten dan porsi yang mengenyangkan membuat tempat ini tetap jadi favorit wisatawan maupun warga lokal. Meski harganya sedikit lebih tinggi dibanding warung sejenis, banyak pengunjung menilai rasanya sepadan dengan yang mereka dapatkan.

Mie Kopyor Pak Dhuwur

Mie Kopyor Pak Dhuwur menyajikan mie kuning dengan kuah bening beraroma bawang putih kuat, berpadu dengan lontong, tauge, dan tahu pong. Taburan kerupuk gendar di atasnya memberi sensasi renyah begitu bertemu kuah hangat. Menu ini tidak memakai daging atau ayam, tapi tetap mengenyangkan berkat porsi lontongnya yang cukup banyak.

Satu porsi berharga Rp15.000 sampai Rp25.000, jadi pilihan sarapan hemat yang tetap sarat rasa tradisional Semarang. Warung ini berlokasi di Jalan Tanjung, cukup strategis karena dekat pusat pemerintahan dan stasiun, meski tempat duduknya terbatas dan sering ramai saat jam makan siang. Meski begitu, pelayan tetap bergerak cekatan dan cepat meski kondisi sedang padat pengunjung.

Kamu bisa menambahkan kecap manis dan sambal sesuai selera untuk perpaduan rasa manis-pedas yang lebih kuat. Karena akses jalannya tidak terlalu lebar, sebaiknya kamu datang menggunakan kendaraan roda dua supaya lebih mudah mencari parkir. Sebagai tips tambahan, kamu bisa memesan kerupuk gendar secara terpisah kalau ingin sensasi renyah yang lebih banyak di setiap suapan.

Nasi Ayam Semarang Bu Wido

Credit: DetikFood

Nasi Ayam Bu Wido sudah jadi langganan warga Semarang sejak generasi pertama berjualan, dan kini anak-anaknya meneruskan usaha ini. Kuah santannya terasa ringan, berpadu dengan suiran ayam, tahu, krecek labu, dan potongan telur rebus sebagai pelengkap utama. Sambal rawit rebusnya sederhana, tapi berhasil menyatu sempurna dengan gurihnya kuah santan yang khas.

Kamu bisa memilih tingkat kepedasan sesuai selera, mulai dari tidak pedas, sedang, sampai level pedas maksimal. Selain menu utama, warung ini juga menyediakan aneka satean seperti telur puyuh, kulit, usus, hati, dan ampela sebagai lauk tambahan. Penyajiannya kini memakai piring beralaskan daun pisang, beda dari dulu yang memakai pincuk daun sebagai wadah utama.

Satu porsi nasi ayam berharga sekitar Rp14.000, jadi salah satu kuliner legendaris paling ramah di kantong. Warung ini berlokasi di Jalan Melati Selatan, dengan tempat yang cenderung kecil sehingga bisa penuh saat jam makan ramai. Rasa nostalgia dan harga terjangkau membuat tempat ini tetap jadi favorit lintas generasi warga Semarang.

Mangut Kepala Manyung Bu Fat

Credit: TripAdvisor

Warung Bu Fat menyajikan masakan rumahan dengan cita rasa khas yang bertahan konsisten sejak lama, terutama menu mangut kepala manyung andalannya. Hampir semua menu di sini terasa pedas, kecuali beberapa pilihan seperti kerang yang tetap terasa nendang bagi sebagian pengunjung. Potongan belutnya besar dengan rasa pedas gurih yang nampol, ditambah tempe garit sebagai pelengkap yang tak boleh kamu lewatkan.

Selain mangut, opor dan sayur lodeh buatan warung ini juga mendapat pujian karena rasanya mengingatkan pada masakan rumahan generasi terdahulu. Satu porsi lengkap dengan lauk dan minuman berharga Rp250.000 sampai Rp300.000 untuk beberapa orang, tergantung menu yang kamu pilih. Meski harganya tergolong lebih tinggi dibanding warung legendaris lain, banyak pengunjung menilai rasanya sepadan dengan reputasi yang sudah dikenal luas.

Warung ini berlokasi di Jalan Ariloka, Krobokan, Semarang Barat, dengan suasana sederhana yang mengutamakan cita rasa dibanding tampilan mewah. Pelayan tetap bergerak cepat meski pelanggan datang silih berganti sepanjang hari. Rasa otentik dan nilai nostalgianya membuat Bu Fat tetap jadi destinasi wajib bagi pencinta kuliner khas Semarang.

Lumpia Semarang Gang Lombok

Credit: DetikCom

Lumpia Gang Lombok jadi salah satu kuliner legendaris paling ikonik di Semarang, dengan lokasi unik tepat di samping Klenteng Tay Kak Sie. Pengolahan rebungnya menghilangkan aroma menyengat yang biasanya jadi ciri khas bahan ini, jadi cocok buat kamu yang kurang suka bau rebung kuat. Ukurannya tergolong besar, bahkan satu buah saja sudah cukup mengenyangkan untuk sekali makan.

Warung ini menawarkan dua varian utama, yaitu lumpia basah dan goreng, dengan harga sekitar Rp24.000 per buah. Isian rebungnya melimpah, dilengkapi telur dan udang yang menambah cita rasa gurih di setiap gigitan. Saus kentalnya punya perpaduan manis-gurih yang khas, biasanya kamu santap bersama daun bawang dan cabai rawit utuh sebagai pelengkap.

Letaknya di pinggir sungai dengan akses jalan yang cukup sempit membuat tempat duduk untuk makan di tempat sangat terbatas. Meski begitu, area parkirnya cukup luas sehingga kamu tidak perlu khawatir soal kendaraan. Warung ini berlokasi di Jalan Inspeksi, Purwodinatan, dan paling ramai pengunjung datangi pagi hari untuk menikmati langsung atau membawa pulang sebagai oleh-oleh.

Baca Juga: Paket Tour Family Explore Bandung 3 Hari 2 Malam

Semarang membuktikan bahwa cita rasa otentik mampu bertahan melewati pergantian generasi lewat deretan warung legendarisnya. Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok, Soto Ayam Bangkong, Tahu Gimbal Pak Edy, Mie Kopyor Pak Dhuwur, Nasi Ayam Bu Wido, Mangut Kepala Manyung Bu Fat, sampai Lumpia Gang Lombok menawarkan pengalaman rasa yang berbeda-beda, mulai dari gurihnya kuah soto sampai manisnya lumpia basah khas Semarang. Setiap warung menyimpan cerita panjang yang membuat kunjunganmu terasa lebih dari sekadar makan, karena kamu juga menapak tilas sejarah kuliner kota ini.

Percayakan perjalanan kulinermu pada Labiru Tour supaya kamu bisa mencicipi ketujuh kuliner legendaris ini tanpa repot menyusun rute sendiri. Tim kami merancang paket wisata kuliner Semarang yang fleksibel, sehingga kamu bisa menjelajahi setiap warung legendaris tanpa khawatir kehabisan waktu atau tersesat di jalan. Booking sekarang dan rasakan langsung kelezatan kuliner legendaris Semarang bersama Labiru Tour!

Paket Wisata di Semarang

Kami Memiliki Paket Wisata Menarik untuk Kunjungan di Semarang