Tour Bali  – Bali tidak hanya menawarkan pantai, pura, dan pemandangan alam. Pulau Dewata juga punya pertunjukan seni yang membuat wisatawan bisa mengenal budaya melalui cerita dan gerakan. Setiap pertunjukan memiliki karakter yang berbeda. Ada yang berlangsung di tepi tebing saat matahari terbenam, ada yang mengambil latar pura, dan ada pula yang tampil di panggung dengan konsep modern.

Menonton pertunjukan tari juga bisa menjadi cara seru untuk mengisi malam selama liburan. Kamu bisa menikmati hiburan sekaligus mengenal cerita yang menjadi bagian dari budaya Bali.

Berikut beberapa pertunjukan yang bisa kamu masukkan ke itinerary.

Baca Juga: Liburan Bali Anti Mainstream: 7 Aktivitas Seru Wajib Coba

Kecak Uluwatu

Credit: Pandooin

Kecak Uluwatu menjadi salah satu pertunjukan paling populer di Bali. Pertunjukan ini berlangsung di kawasan Pura Uluwatu dengan latar Samudra Hindia. Daya tarik utamanya bukan hanya tarian. Pertunjukan mengadaptasi cerita Ramayana dan menampilkan puluhan penari laki-laki yang duduk melingkar sambil melantunkan suara khas.

Pertunjukan biasanya berlangsung menjelang matahari terbenam. Perubahan warna langit membuat suasananya semakin dramatis. Indonesia Travel juga menyebut Uluwatu sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan Kecak karena pertunjukannya berpadu dengan panorama matahari terbenam.

Barong Batubulan

Di Batubulan, Para Penari Barong Dance atau Macobak ini Mampu Mengatur Jadwal Sangkep dan Ngayah – BaleBengong

Credit: Bale Bengong

Kalau ingin mengenal cerita tradisional Bali, kamu bisa menonton Tari Barong dan Keris di Batubulan. Pertunjukan ini mengangkat pertarungan antara Barong dan Rangda. Ceritanya menggambarkan pertarungan antara kekuatan baik dan buruk yang menjadi bagian dari mitologi Bali. Waktu pertunjukan biasanya berlangsung pada pagi hari. Karena itu, kamu bisa memasukkannya ke itinerary sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi lain di Bali.

Tari di Ubud Palace

Credit: Tiket[dot]com

Ubud menjadi salah satu kawasan terbaik untuk menikmati seni tradisional Bali. Salah satu pilihan yang mudah dijangkau adalah pertunjukan tari di Ubud Palace. Pertunjukan di kawasan ini menghadirkan berbagai jenis tari tradisional. Jadwalnya juga cukup rutin sehingga wisatawan bisa menyesuaikannya dengan itinerary.

Beberapa pertunjukan Ubud berlangsung sekitar pukul 19.30 WITA. Jadwal dapat berbeda berdasarkan hari dan kelompok seni yang tampil. Lokasinya yang berada di pusat Ubud membuat pertunjukan ini mudah dikombinasikan dengan aktivitas malam. Kamu bisa menikmati makan malam terlebih dahulu sebelum menyaksikan pertunjukan.

Baca Juga: 7 Aktivitas Seru di Bali Selain Pantai yang Wajib Kamu Coba

Kecak Pura Dalem

Credit: Google Maps Review

Tidak ingin menonton Kecak di Uluwatu? Kamu bisa memilih pertunjukan Kecak di kawasan Ubud. Salah satu pilihan berada di Pura Dalem Taman Kaja. Pertunjukan ini menghadirkan Kecak dengan suasana yang lebih dekat dengan lingkungan pura.

Pertunjukan biasanya berlangsung pada malam hari. Kamu bisa memilihnya jika ingin menikmati Kecak dengan suasana Ubud yang lebih intim.

Balerung Stage

Credit: Google Maps Review

Buat kamu yang ingin menikmati seni pertunjukan dengan suasana lebih serius, Balerung Stage bisa menjadi pilihan. Lokasinya berada di Peliatan, Ubud. Kawasan Peliatan sendiri memiliki sejarah panjang dalam perkembangan seni tari dan gamelan Bali.

Balerung Stage saat ini memiliki rating sekitar 4,8 dari 5 dengan lebih dari 160 ulasan. Tempat ini juga dikenal sebagai panggung seni pertunjukan yang menghadirkan kesenian Bali. Pilihan ini cocok untuk kamu yang ingin melihat pertunjukan dengan nuansa panggung yang lebih formal. Kamu juga bisa menggabungkannya dengan eksplorasi kawasan Ubud pada siang hari.

Wayang Kulit Oka Kartini

Credit: Oka Kartini

Pertunjukan Bali tidak hanya berupa tari. Kamu juga bisa mencoba pengalaman menonton shadow puppet atau wayang kulit di Oka Kartini Arts Centre, Ubud. Pertunjukan menggunakan boneka kulit yang dimainkan di balik layar. Ceritanya dapat mengambil kisah dari Ramayana dan Mahabharata.

Pengalaman ini terasa berbeda karena kamu bisa melihat seni tradisional Bali dari sisi lain. Pertunjukan juga berlangsung dalam bahasa Bali sehingga suasananya terasa semakin autentik. Jadwal yang tercantum saat ini berlangsung pada Rabu, Jumat, dan Minggu malam. Tetap cek jadwal terbaru sebelum datang karena jadwal pertunjukan dapat berubah.

Devdan Show

Credit: Devdan Show

Kalau kamu ingin pertunjukan dengan konsep lebih modern, Devdan Show di Nusa Dua bisa menjadi pilihan. Pertunjukan ini menggabungkan tari, musik, kostum, akrobat, dan efek panggung. Ceritanya juga tidak hanya mengambil budaya Bali, tetapi memperkenalkan keragaman budaya dari berbagai daerah Indonesia.

Konsep tersebut membuat Devdan berbeda dari pertunjukan tradisional Bali pada umumnya. Kamu bisa menikmati unsur budaya dengan kemasan panggung yang lebih modern. Popularitasnya juga cukup kuat.

Baca Juga: Paket Corporate Gathering Bali 3 Hari 2 Malam

Menonton pertunjukan seni bisa menjadi cara berbeda untuk menikmati Bali. Kamu tidak hanya melihat tarian, tetapi juga mengenal cerita, musik, kostum, dan tradisi yang menyertainya. Kecak Uluwatu cocok untuk kamu yang ingin menikmati pertunjukan sambil melihat sunset. Barong Batubulan menawarkan cerita tradisional, sedangkan pertunjukan Ubud memberikan pilihan seni yang lebih beragam.

Kalau ingin memasukkan pertunjukan seni ke dalam perjalanan, Labiru Tour bisa membantu menyusun itinerary yang menyesuaikan lokasi dan waktu pertunjukan. Dengan begitu, pengalaman menikmati Bali terasa lebih lengkap tanpa harus repot mengatur semuanya sendiri.

Paket Wisata di Bali

Kami Memiliki Paket Wisata Menarik untuk Kunjungan di Bali