Paket Wisata Banyuwangi – Banyuwangi tidak hanya memikat wisatawan lewat panorama alamnya, tetapi juga lewat kekayaan kuliner tradisional yang masih terjaga hingga sekarang. Selain pesona destinasi wisata alamnya, masyarakat Banyuwangi terus melestarikan berbagai hidangan khas yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Setiap makanan memiliki cita rasa, bahan, dan cara memasak yang berbeda. Bahkan, beberapa kuliner khas Banyuwangi menggunakan bahan yang mungkin jarang kamu temukan di daerah lain. Keunikan inilah yang membuat banyak wisatawan sengaja meluangkan waktu untuk berburu kuliner setelah mengunjungi berbagai destinasi wisata.

Kalau kamu ingin mengenal Banyuwangi lebih dekat, jangan hanya menjelajahi tempat wisatanya. Luangkan waktu untuk mencicipi kuliner tradisional yang menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.

Botok Tawon

Credit: IDN Times

Masyarakat Banyuwangi mengolah sarang tawon muda menjadi hidangan tradisional yang dikenal dengan nama Botok Tawon. Mereka mencampurkan sarang tawon dengan kelapa parut, bawang, cabai, dan aneka rempah, lalu membungkusnya menggunakan daun pisang sebelum mengukusnya hingga matang.

Proses memasak tersebut menghasilkan rasa gurih dengan sedikit sentuhan manis dari madu yang masih tersimpan di dalam sarang tawon. Meski terdengar tidak biasa, banyak wisatawan justru penasaran dan menjadikan Botok Tawon sebagai kuliner pertama yang mereka cari saat berkunjung ke Banyuwangi.

Baca Juga: 7 Hotel Unik di Banyuwangi dengan Desain Modern dan Estetik

Pindang Koyong

Credit: Tour Banyuwangi

Masyarakat Banyuwangi memasak ikan laut segar bersama tomat, cabai, daun salam, serai, dan rempah pilihan hingga menghasilkan Pindang Koyong yang segar dan kaya rasa. Kuah beningnya menghadirkan perpaduan rasa gurih, asam, dan sedikit pedas yang terasa ringan di lidah.

Banyak rumah makan menyajikan Pindang Koyong sebagai menu andalan karena cocok dinikmati kapan saja. Kamu bisa menikmati semangkuk Pindang Koyong setelah seharian menjelajahi berbagai destinasi wisata di Banyuwangi.

Sego Kalak

Credit: Discover Banyuwangi

Masyarakat menyajikan Sego Kalak dengan nasi hangat, ikan asin, sayuran, sambal, dan lauk sederhana yang kaya cita rasa. Meski tampil sederhana, hidangan ini tetap berhasil memikat banyak wisatawan karena menghadirkan rasa autentik khas Banyuwangi.

Saat mencicipi Sego Kalak, kamu akan merasakan bagaimana masyarakat Banyuwangi mengolah bahan-bahan sederhana menjadi sajian yang lezat dan mengenyangkan. Karena itu, banyak wisatawan memilih menu ini untuk merasakan pengalaman makan layaknya masyarakat lokal.

Ayam Kesrut

Credit: Joos News

Juru masak mengolah ayam kampung menggunakan racikan rempah khas Banyuwangi hingga bumbunya meresap ke dalam daging. Mereka memasaknya dengan perlahan sehingga menghasilkan tekstur ayam yang empuk dan aroma rempah yang semakin kuat.

Setelah matang, mereka menyajikan Ayam Krusut bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan segar. Perpaduan rasa gurih dan pedas membuat banyak wisatawan menjadikan hidangan ini sebagai menu makan siang atau makan malam selama berlibur di Banyuwangi.

Baca Juga: 7 Wisata Seru Banyuwangi, Wajib Masuk Wishlist!

Pecel Pitik

Credit: Wikipedia

Masyarakat Suku Osing membuat Pecel Pitik dengan membakar ayam kampung hingga matang, kemudian menyuwir dagingnya dan mencampurkannya dengan kelapa parut berbumbu. Mereka juga menambahkan cabai, daun jeruk, dan rempah-rempah pilihan sehingga menghasilkan cita rasa gurih, pedas, dan harum.

Dahulu, masyarakat menyajikan Pecel Pitik sebagai hidangan dalam upacara adat dan acara syukuran. Kini, kamu dapat mencicipi kuliner khas ini di berbagai rumah makan maupun desa wisata yang masih menjaga tradisi kuliner Osing.

Kue Klemben

Credit: PT. Karya Anugrah Jaya

Masyarakat Banyuwangi membuat Kue Klemben dari campuran tepung, telur, gula, dan santan, lalu memanggangnya hingga berwarna keemasan. Proses tersebut menghasilkan tekstur yang renyah di bagian luar dan ringan saat digigit.

Banyak wisatawan memilih Kue Klemben sebagai camilan saat bersantai atau menemani secangkir kopi khas Banyuwangi. Rasanya yang manis dan teksturnya yang unik membuat kue tradisional ini tetap diminati hingga sekarang.

Kue Bagiak

Credit: Resep Toko Wahab

Pengrajin lokal mengolah tepung sagu, gula, dan kayu manis menjadi Kue Bagiak yang renyah dan harum. Mereka tetap mempertahankan resep tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai varian rasa, seperti jahe, pandan, cokelat, dan keju agar lebih sesuai dengan selera wisatawan.

Karena memiliki daya tahan yang cukup lama, banyak wisatawan membawa Kue Bagiak sebagai oleh-oleh untuk keluarga maupun teman setelah menikmati liburan di Banyuwangi.

Baca Juga: Gathering Banyuwangi 2 Hari 1 Malam

Kalau ingin menikmati wisata sekaligus kuliner tanpa repot menyusun rute perjalanan, percayakan perjalananmu kepada Labiru Tour. Tim Labiru Tour siap membantu menyusun itinerary yang efisien, menyediakan transportasi yang nyaman, dan mengajakmu menjelajahi berbagai destinasi serta kuliner khas Banyuwangi dalam satu perjalanan. Jadi, kamu bisa lebih fokus menikmati setiap momen, sementara Labiru Tour membantu mewujudkan liburan yang praktis, nyaman, dan penuh cerita.

Paket Wisata di Banyuwangi

Kami Memiliki Paket Wisata Menarik untuk Kunjungan di Banyuwangi